Berita Viral

Hewan Membawa Virus Corona Daging Kalelawar

BANDAR TOGEL – Hewan Membawa Virus Corona Daging Kalelawar

hewan membawa virus corona daging kalelawar Masyarakat dianjurkan untuk tidak mengkonsumsi daging kelelawar

maupun hewan liar lain menyusul wabah penyakit pernapasan, yang timbul akibat virus corona baru, ujar pengajar Institut Pertanian Bogor (IPB).

Wabah yang telah menewaskan lebih dari 80 orang di China ini diduga pengamat China berasal dari kelelawar.

Meski begitu, ada masyarakat yang tak menghiraukan anjuran itu karena mengonsumsi kelelawar dianggap sebagai tradisi.

Seperti yang diungkapkan Frangki Salindeho, warga Manado, yang menceritakan daging kelelawar atau paniki disukai cukup banyak orang termasuk dirinya.

Paniki biasa dihidangkan dengan bumbu santan atau rica-rica

Daging kelelawar, disebut Frangki, memiliki rasa yang lezat, seperti daging ayam, dan menjadi menu wajib hampir di setiap acara ucapan syukur.

Dia mengatakan tidak akan meninggalkan makanan kesukaannya, meski telah mendengar informasi bahwa kelelawar diduga menjadi penyebab menyebarnya virus corona baru di Wuhan, Cina.

Jelas tidak mempengaruhi karena paniki yang kami makan itu hewan yang makan buah-buahan. Itu tidak ada hal yang mengkawatirkan. Kalau ada paniki, kami tetap konsumsi,” ujar Frangki

Hampir semua paniki yang diperdagangkan di Pasar Tomohon berasal dari luar Sulawesi Utara, kata para pedagang. – BBC

Kelelawar reservoir virus

Di sisi lain, Angela Pangerapan, warga Tomohon, mengatakan untuk sementara waktu ia enggan memakan paniki karena khawatir akan penyebaran virus corona.

Angela mengatakan terakhir kali makan paniki saat perayaan tahun baru dan dia belum berencana memakannya lagi.

Dinas Kesehatan Kota Tomohon telah melakukan sosialisasi ke masyarakat mengenai penyebaran virus corona, ujar Kepala Dinas Kesehatan Kota Tomohon Isye Liuw.

Sosialisasi itu, ujar Isye, diberikan pula pada pedagang-pedagang di pasar hewan liar di Tomohon

Kita sampaikan kalau boleh jangan dulu mengonsumsi (daging hewan liar),” ujar Isye

Sementara itu, konsumen tongseng kelelawar, atau yang biasa disebut codot di Yogyakarta, tak berkurang, menurut pemilik warung makan di Yogyakarta Wanti.

Wanti mengatakan kelelawar, yang diambilnya dari daerah laut digemari karena konsumen percaya akan khasiatnya, meski hal ini tidak didukung bukti ilmiah.

Itu untuk obat asma, asam urat, gula, gatal-gatal. Sehari-hari jumlah konsumen tidak tentu, bisa 20 sampai 40 pembeli,” ujar Wanti

Sebelumnya, peneliti China, menduga virus corona baru berasal dari kelelawar, sebagaimana dikutip dari laman

Laporan itu juga menyebut kemungkinan ada perantara lain sebelum virus dari kelelawar sampai ke manusia.

Sumo4DLounge merupakan Tempat Dimana Prediksi-Prediksi Akurat berada, seperti Prediksi Togel Hongkong,Agen Togel Hongkong , Togel Hongkong dan Bola. Bukan hanya itu, Banyak Informasi-Informasi Menarik Lainnya seperti Berita OlahragaViralUnikbahkan JackpotPara Pemenang di Sumo4D



Comment here